an online Instagram web viewer
  • roby_juple
    RJ
    @roby_juple

Images by roby_juple

Jangan salahkan siapapun, jika pada akhirnya kita terjerembab dalam rasa yang berbeda. Cobalah saling memahami alunan ego yang memberi kita banyak arti. Untuk apa bertahan, jika hanya luka yang kita dapatkan?!
.
.
Penulis : @bang_renyuk
_________________________________
Suara : @tehmbii & @bang_renyuk
------------------------------------------------------
.
.
Follow :
@bang_renyuk
@bang_renyuk
@bang_renyuk
.
.
#puisiindonesia
#puisilover
#puisilovers
#puisiku
#sajak
#sajakrindu
#sajakcinta
#katakatabijak
#quotes
#quotesislami
#katakata
#katamutiara
#katabijak
#katacinta
#syair
#sastra
#sastrawan
#sastraindonesia
#penulis
#pathindonesia
#penyair
#sajakislami
#videokocak
#cinta
#poetry
#indonesia
#poetyindonesia
#musikalisasipuisi
#dagelan
#kata2cewek
Jangan salahkan siapapun, jika pada akhirnya kita terjerembab dalam rasa yang berbeda. Cobalah saling memahami alunan ego yang memberi kita banyak arti. Untuk apa bertahan, jika hanya luka yang kita dapatkan?! . . Penulis : @bang_renyuk _________________________________ Suara : @tehmbii & @bang_renyuk ------------------------------------------------------ . . Follow : @bang_renyuk @bang_renyuk @bang_renyuk . . #puisiindonesia  #puisilover  #puisilovers  #puisiku  #sajak  #sajakrindu  #sajakcinta  #katakatabijak  #quotes  #quotesislami  #katakata  #katamutiara  #katabijak  #katacinta  #syair  #sastra  #sastrawan  #sastraindonesia  #penulis  #pathindonesia  #penyair  #sajakislami  #videokocak  #cinta  #poetry  #indonesia  #poetyindonesia  #musikalisasipuisi  #dagelan  #kata2cewek 
hem..
hem..
Sama seperti sebagian besar anak-anak lainnya,  aku suka sekali dengan hujan.  Termasuk hujan saat ini.  Aku tak mau melewatkan hujan kali ini begitu saja.  Sehingga aku dan teman-teman merayakan kegembiraan ini dengan menari-nari di bawah guyuran hujan. Kami merasa seperti anak-anak yang paling beruntung di dunia. Terutama aku,  aku merasa semua kepenakan akan tugas-tugas dari sekolah sirna begitu saja ketika air hujan jatuh ke tubuhku. 
Namun ketika aku sedang merayakan kegembiraan itu,  Ada seseorang yang menarik kerah bajuku,  lalu menyeretku secara paksa.
Aku mencoba untuk melihat siapa orang yang merusak kegembiraanku yang tengah asik merayakan hujan. Namun rintik hujan yang jatuh ke wajah begitu deras, berkali-kali berhasil membuat pengelihatanku tidak jelas. 
Dengan samar-samar kulihat orang itu menyeretku menuju sebuah rumah, dan aku tahu rumah itu,  itu adalah rumahku.  Tanpa perlu menebak lagi aku sudah tahu,  bahwa orang yang menyeret paksa tubuhku adalah Bapak. "Pakk!!" sebuah tamparan melesat keras ke pipiku. "Bukk!! " disusul tendangan keras mendarat di dadaku, membuat aku langsung tersungkur di ruang tamu. 
Di saat yang bersamaan,  aku melihat Ibu keluar dari kamar dengan terburu-buru ke arahku. Ibu meraihku,  kemudian memelukku. 
Tubuhku menjadi lemas,  walaupun tidak begitu jelas,  aku bisa mendengar isak tangis Ibu.
Aku mencoba melihat kearah wajah Ibu, dan dari ekspresi raut wajahya, Aku melihat Ibu merasa terluka. (Hanya cerita fiksi,  jadi jangan komen yang bernada iba,  karena saya tidak suka)
Sama seperti sebagian besar anak-anak lainnya, aku suka sekali dengan hujan. Termasuk hujan saat ini. Aku tak mau melewatkan hujan kali ini begitu saja. Sehingga aku dan teman-teman merayakan kegembiraan ini dengan menari-nari di bawah guyuran hujan. Kami merasa seperti anak-anak yang paling beruntung di dunia. Terutama aku, aku merasa semua kepenakan akan tugas-tugas dari sekolah sirna begitu saja ketika air hujan jatuh ke tubuhku. Namun ketika aku sedang merayakan kegembiraan itu, Ada seseorang yang menarik kerah bajuku, lalu menyeretku secara paksa. Aku mencoba untuk melihat siapa orang yang merusak kegembiraanku yang tengah asik merayakan hujan. Namun rintik hujan yang jatuh ke wajah begitu deras, berkali-kali berhasil membuat pengelihatanku tidak jelas. Dengan samar-samar kulihat orang itu menyeretku menuju sebuah rumah, dan aku tahu rumah itu, itu adalah rumahku. Tanpa perlu menebak lagi aku sudah tahu, bahwa orang yang menyeret paksa tubuhku adalah Bapak. "Pakk!!" sebuah tamparan melesat keras ke pipiku. "Bukk!! " disusul tendangan keras mendarat di dadaku, membuat aku langsung tersungkur di ruang tamu. Di saat yang bersamaan, aku melihat Ibu keluar dari kamar dengan terburu-buru ke arahku. Ibu meraihku, kemudian memelukku. Tubuhku menjadi lemas, walaupun tidak begitu jelas, aku bisa mendengar isak tangis Ibu. Aku mencoba melihat kearah wajah Ibu, dan dari ekspresi raut wajahya, Aku melihat Ibu merasa terluka. (Hanya cerita fiksi, jadi jangan komen yang bernada iba, karena saya tidak suka)
Lagi hobi buat dialog percakapan via SMS gratisan πŸ€—
Lagi hobi buat dialog percakapan via SMS gratisan πŸ€—
Akhh.. lagi-lagi aku merasa dikalahkannya..dia selalu saja berhasil membuatku terkesima dengan berbagai topik pembicaraan yang ia kirim melalui chat-chat pendek yang sederhana.
meskipun merasa kalah,  namun aku merasa bahagia πŸ€— (sory,  ada doubel kata 'merasa' .. soalnya kurang aqua")
Akhh.. lagi-lagi aku merasa dikalahkannya..dia selalu saja berhasil membuatku terkesima dengan berbagai topik pembicaraan yang ia kirim melalui chat-chat pendek yang sederhana. meskipun merasa kalah, namun aku merasa bahagia πŸ€— (sory, ada doubel kata 'merasa' .. soalnya kurang aqua")
Bagiku,  kopi terbaik bukanlah kopi yang disajikan menggunakan gelas bergambar yang harganya di atas 30 ribuan, melainkan kopi yang diseduh oleh Mamakku dalam gelas,  sebuah gelas yang didapatkan Mamak dengan cara menukarnya dengan kardus bekas.
Bagiku, kopi terbaik bukanlah kopi yang disajikan menggunakan gelas bergambar yang harganya di atas 30 ribuan, melainkan kopi yang diseduh oleh Mamakku dalam gelas, sebuah gelas yang didapatkan Mamak dengan cara menukarnya dengan kardus bekas.
Pokok'e. ngopi AE,  Udut AE,  lan Heppy AE
Pokok'e. ngopi AE, Udut AE, lan Heppy AE
πŸ€”
πŸ€”
Doa orang yang teraniaya biasanya terkabul πŸ€”πŸ˜
Doa orang yang teraniaya biasanya terkabul πŸ€”πŸ˜
Dari sekian banyaknya program bertema komedi di TV,  ILK (Indonesia Lawak Klub)  adalah program komedi yang sangat saya suka.
Tidak seperti program-program komedi lain yang kebanyaknya mengandalkan pantun masak air yang gak mateng-mateng,  atau sensasi receh dari kelakuan para pemainnya yang seringkali menimbulkan kontroversi yang begitu memuakan.
Selain tema dari program ILK yang mendiskusikan sesuatu dengan logis dan humor,  yang saya selalu tunggu-tunggu adalah bagian closing acara tersebut. dimana @kangmaman1965 dengan quotes-quotes saktinya selalu berhasil membuat saya terpaku takjub ketika mendengarnya.

Semoga @kangmaman1965 terus diberikan kesehatan dan rahmat dari Tuhan.  Amin..
Dari sekian banyaknya program bertema komedi di TV, ILK (Indonesia Lawak Klub) adalah program komedi yang sangat saya suka. Tidak seperti program-program komedi lain yang kebanyaknya mengandalkan pantun masak air yang gak mateng-mateng, atau sensasi receh dari kelakuan para pemainnya yang seringkali menimbulkan kontroversi yang begitu memuakan. Selain tema dari program ILK yang mendiskusikan sesuatu dengan logis dan humor, yang saya selalu tunggu-tunggu adalah bagian closing acara tersebut. dimana @kangmaman1965 dengan quotes-quotes saktinya selalu berhasil membuat saya terpaku takjub ketika mendengarnya. Semoga @kangmaman1965 terus diberikan kesehatan dan rahmat dari Tuhan. Amin..
Juara kedua,  rasa pertama
Juara kedua, rasa pertama